INDONESIA SUMBANG ENAM WARISAN DUNIA


 

Candi Borobudur memang telah lama terlempar dari daftar tujuh keajaiban dunia. Namun, Indonesia saat ini memiliki enam situs berkelas internasional yang ditetapkan Badan Dunia untuk Pendidikan dan Kebudayaan (Unesco) sebagai situs warisan dunia alias world’s heritage.


 

Siaran pers Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyebutkan, Borobudur diakui sebagai salah satu warisan dunia yang dimiliki Indonesia.

 

Tempat peribadatan umat Buddha itu sekaligus merupakan salah satu objek wisata populer yang memikat banyak turis mancanegara. Tahun lalu, Borobudur dikunjungi 1.557.086 orang, terdiri atas 1.471.981 wisatawan Nusantara dan 85.105 wisatawan mancanegara. Tahun ini, Borobudur diperkirakan bakal menyedot 1.774.088 wisatawan.

 

Warisan dunia yang juga dimiliki Indonesia adalah Taman Nasional Ujung Kulon di Provinsi Banten. Kawasan konservasi itu ditetapkan sebagai warisan dunia sejak 1991. Selain hutan tropis terlindung seluas 1.206 kilometer persegi, Ujung Kulon memiliki satwa langka badak bercula satu yang jumlahnya sisa 60 ekor.

 

Unesco juga menetapkan Candi Prambanan di Kabupaten Klaten sebagai warisan dunia. Candi Hindu yang dibangun klan Rakai Pikatan itu juga ditetapkan PBB sebagai warisan dunia sejak 1991. Sebagai salah satu situs warisan dunia, ketika kompleks candi itu rusak karena gempa bumi, Unesco ikut membantu dana restorasinya.

 

Kawasan konservasi lain yang juga diakui sebagai situs warisan dunia adalah Taman Nasional Komodo. Kawasan seluas 1.817 kilometer persegi di Nusa Tenggara Timur itu adalah habitat sekitar 5.700 binatang purba komodo (varanus komodoensis). Di dunia ini, satwa pemakan daging tersebut memang hanya bisa ditemui di Pulau Komodo.

 

Taman nasional itu juga dihuni ribuan spesies ikan tropis, ratusan spesies terumbu karang, serta puluhan spesies bunga karang dan mamalia seperti duyung, paus, dan lumba-lumba. Kawasan tersebut ditetapkan sebagai situs warisan dunia sejak 1991.

 

PBB juga telah menetapkan situs manusia purba di Sangiran, Sragen, Jawa Tengah, sebagai salah satu situs warisan dunia. Kawasan di wilayah daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo itu adalah lokasi penemuan fosil tengkorak Homo Erectus. Manusia purba tersebut diperkirakan mendiami kawasan seluas 48 kilometer persegi pada 500 ribu tahun lalu.

 

Yang kelima, warisan dunia milik Indonesia adalah Taman Nasional Gunung Lorentz di Papua. Taman nasional seluas 25.057 kilometer persegi itu merupakan satu di antara tiga taman nasional di dunia yang memiliki gletser salju.

 

Situs terakhir yang diakui sebagai warisan dunia adalah sejumlah taman nasional yang menyatu menjadi hutan hujan tropis Sumatera. Kawasan ini memiliki lebih dari 10 ribu spesies tumbuhan, 200 spesies mamalia, dan 580 spesies burung

Iklan

Bangga Jadi Orang Indonesia

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s