Hati-Hati Magang Kerja di Malaysia


Hal itu disampaikan Sekretaris I Konsuler KBRI Malaysia, Susapto Anggoro Broto, dalam kuliah umum yang diselenggarakan di Universitas Jenderal Soedirman,Purwokerto, Kamis. (28/5). “Dari pantauan kami, para pelajar yang bekerja magang ini hanya diperah tenaganya, tetapi digaji sangat minim,” katanya.

Karena itu, Susapto mengingatkan agar pemerintah daerah dapat lebih selektif dan berhati-hati dalam setiap menanggapi tawaran kerja magang dari biro tenaga kerja di Malaysia. Sebab, kerja magang itu sering kali digunakan sebagai kedok untuk memperoleh tenaga kerja lebih murah.


Karena terdaftar sebagai pekerja magang, upahnya pun minim. Padahal pekerjaan yang dikerjakan pun sama beratnya dengan pekerjaan sebagai tenaga kerja umumnya, katanya.

Masih banyak pula, lanjutnya, tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia yang menghadapi masalah tidak dibayar upahnya. Hal ini pun menjadi masalah utama para TKI di Malaysia, katanya.

Selain masalah ketenagakerjaan, jelas Susapto, banyak persoalan hukum yang sedang dihadapi para warga negara Indonesia dan termasuk TKI di Malaysia. Setidaknya ada 338 TKI yang terancam hukuman mati karena tersangkut kasus peredaran obat terlarang dan pembunuhan. Sebanyak 14 kasus diantaranya dihadapi oleh 14 TKI.

Sementara staf KBRI untuk Malaysia pun, katanya, sangat terbatas. Padahal ada dua juta TKI yang bekerja di Malaysia. Dari jumlah TKI sebesar itu, hanya 1,2 juta yang mengantongi izin resmi, dan selebihnya adalah ilegal.

Para TKI ilegal inilah yang masih sulit terpantau karena mereka datang di Malaysia tanpa melalui izin pemerintah. Makanya, permasalahan TKI ini cukup pelik, katanya.

Iklan

Bangga Jadi Orang Indonesia

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s