Benteng Pendem Di Cilacap


Cilacap, Selain terdapat Pulau Nusakambangan dan pantai Penyu ada juga Benteng Pendem,  Benteng yang dibangun oleh Belanda antara tahun 1861-1879 M ini memilki luas asli 10.5 hektare. Namun ternyata sejumlah 4 hektare diambil oleh pertamina untuk pembangunan salah satu fasilitasnya didaerah tersebut. Benteng ini sempet terpendam tanah beberapa waktu lamanya, sebelum akhirnya ditemukan pada tahun 1986 dan mulai digali pada tahun 1987. Semenjak itu benteng ini dibuka untuk para pengunjung dan para peneliti yang ingin berkunjung ke benteng ini.

Benteng pendem dahulunya digunakan sebagai markas tentara Belanda untuk pertahanan Pantai Selatan Pulau Jawa di bagian Selatan, karena Cilacap tempat paling strategis untuk pendaratan dan pantainya terlindung oleh Pulau Nusakambangan.

Tentara Belanda hanya sampai tahun 1942 menggunakan benteng tersebut sebelum diambil alih oleh tentara jepang.
saat memasuki lebih dalam lagi ke kompleks benteng Pendem, masih bisa dijumpai peninggalan berupa barak, ruang klinik, benteng pertahanan bagian luar, ruang amunisi, dan ruang tahanan.

Satu hal lagi yang menarik ketika mengunjungi benteng Pendem, belum komplit rasanya jika belum memasuki bagian terowongan yang dibangun pada tahun 1868, di dalam terowongan yang sebagian tergenang air, kita akan mendapati ruang introgasi tawanan, ruang rapat, ruang perwira dan ruang jenderal.

Untuk berkeliling-keliling benteng ini, Barak pertama yang  dijumpai adalah barak peristirahatan para pekerja paksa yang sudah bekerja di siang hari dan malam harinya tidur di barak ini. Barak yang berbentuk setengah lingkaran ini memang unik dan indah, karena bentuk kunonya serta disekitar lokasi nampak terawat dengan baik.

Setelah barak peristirahatan masuk ke dalam lagi adalah tempat meriam, dengan lubang-lubang meriamnya kea rah laut siap untuk menyerang musuh yang datang.  Sedangkan meriam-meriamnya sendiri sudah tidak ada, entah diambil oleh orang Belandanya sendiri atau oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Diseberang tempat meriam adalah ruang klinik, adalah ruang pengobatan buat para pekerja yang mengalami sakit.

Masih searah dengan dengan ruang klinik adalah ruang dapur dan ruang penjara.  Keunikan lain dari benteng ini adalah, dulunya kapal bisa langsung masuk ke dalam benteng ini, terbukti dengan adanya sungai buatan yang langsung tembus ke laut lepas. Setelah lelah berkeliling-keliling di Benteng Pendem, kita bisa beristirahat di Teluk Penyu.

Iklan

Bangga Jadi Orang Indonesia

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s