Kota Pahlawan = Surabaya


Tuguh Pahlawan SurabayaSejak awal berdirinya kota Surabaya sudah memiliki sejarah yang penuh cerita heroisme atau kepahlawanan, lambang Kota Pahlawan ini berasal dari 2 suku kata yaitu Sura (berani) dan Baya (bahaya) yang secara harfiah dapat diartikan berani menghadapi bahaya yang menghadang. Hal ini juga yang melandasi tanggal 31 Mei dijadikan Hari Kelahiran Kota Surabaya, pada tanggal tersebut terjadi pertempuran Raden Wijaya melawan bangsa asing dari Mongol dipimpin oleh Kubilai Khan yang terkenal pada tahun 1293. 

Ada Versi lain menceritakan tentang perkelahian hidup mati antara Adipati Jayenggrono dan Sawunggaling. Konon setelah menaklukkan Tartar, Raden Wijaya mengutus Adipati Jayenggrono untuk memimpin daerah Ujung Galuh (Surabaya). Lama-kelamaan ilmu Buaya Adipati Jayenggrono semakin kuat dan akhirnya mengadakan pemberontakan. Untuk menghentikannya diutuslah Sawunggaling yang memiliki ilmu Sura. Perkelahian pun tak terelakkan terjadi di pinggiran Kali Mas tepatnya di dekat Peneleh. Pertarungan berlangsung selama 7 hari 7 malam dan akhirnya berujung tragis dengan kematian keduanya karena sama-sama kehabisan tenaga.

Kota Surabaya yang juga penuh jiwa kepahlawan adalah saat Arek-Arek Suroboyo menolak untuk menyerah pada pasukan sekutu pimpinan Inggris dan lebih memilih melawan sampai mati walau hanya dengan segenggam bambu runcing. Namun hebatnya, pada peristiwa tersebut salah satu komandan pasukan sekutu W.S. Mallaby tewas oleh kerasnya tekad Arek-Arek Suroboyo untuk Merdeka di bawah teriakan takbir yang terus menerus membakar api semangat yang sebelumnya memang sudah disulut oleh Pidato Bung Tomo. Akhirnya peristiwa tersebut diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional, 10 November 1945 dan Surabaya semakin dikenal sebagai Kota Pahlawan.

Pahlawan berasal dara kata Sanskerta: phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara, dan agama adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2001:812) yang disebut sebagai Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.

Tetapi menurut Peraturan Presiden No 33 tahun 1964, seseorang untuk disebut Pahlawan harus memenuhi kriteria tertentu, antara lain yang bersangkutan telah wafat dan bekas seorang pejuang.
Kedua kriteria dalam peraturan di atas, terutama kriteria yang kedua, telah secara tegas membatasi siapa saja yang dapat disebut sebagai pahlawan.

Ada beberapa diantara Pahlawan yang memiliki hubungan dengan Surabaya:

1. Soekarno, walaupun sampai saat ini masih banyak diperdebatkan namun beberapa referensi membenarkan bahwa Proklamator Kemerdekaan Indonesia ini lahir di Kota Pahlawan Surabaya.
2. Bung Tomo, Pidatonya telah menggerakkan Arek-Arek Suroboyo untuk rela mati demi merebut Kemerdekaan dengan melawan sekutu walau hanya bersenjatakan bambu runcing.
3. H.O.S. Cokroaminoto, Tidak dipungkiri bahwa beliau adalah guru dari banyak tokoh penting sejarah Indonesia. Sebut saja murid-muridnya yaitu Soekarno (Nasionalis), Alimin, Muso Semaoen (Komunis) dan Kartosuwiryo (Islam). Walaupun pada akhirnya murid-muridnya berselisih paham namun semua itu berawal dari pondokan H.O.S Cokroaminoto di Surabaya. Muridnya yang lain adalah Tan Malaka.
4. K.H Mas Mansur, Pengurus Besar Sarekat Islam dan salah satu dari 4 serangkai (Soekarno, Hatta, Ki Hajar Dewantar, Mas Mansur) yang melawan kedatangan tentara Belanda (NICA).
5. Let.Jend. Anm. M.T Haryono, Pahlawan Revolusi yang ikut diculik dan dibunuh oleh oknum PKI.
6. W.R Supratman, pencipta lagu Indonesia Raya yang meninggal di Surabaya.
7. Marsma TNI. Anm. Iswahyudi, salah seorang pahlawan Indonesia perintis TNI AU Indonesia.
Ini adalah pengetahuan singkat tentang Kota Pahlawan yang juga kita kenal dengan Kota Surabaya, sebagai cikal bakal Hari Pahlawan Indonesia.

 

 

Iklan

Bangga Jadi Orang Indonesia

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s